Bagaimanakah cara menakar cinta? dengan berbagai dilatasi waktu yang seakan menggebu tetapi bisa berhenti sewaktu-waktu. Serta tumpukan beban dalam nurani dan harga diri yang kian terabrasi, terkikis ironi tanpa henti. Tak ada yang tahu pasti besar nilai sebuah pengorbanan dalam dimensi cinta yang hakiki bukan?

Pun dengan benci, tak ada yang tahu kapan dia akan pergi. Kokoh dinding isolasi yang kubangun dalam sunyi selama bertahun-tahun ternyata runtuh dengan tragis, dengan manis. Hanya oleh sebentuk sapa yang mungkin tak punya arti apa-apa.

Lalu disinilah kita berdiri, di dalam lingkaran waktu masa lalu. Roda memori tempat dulu aku pernah terjatuh karenamu, dan mungkin akan terjatuh lagi.. masih karenamu.

Bandung, 12 Mei 2012

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
12 Comments
Terlama
Terbaru Terpilih
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
kangyaannn

cinta… penuh warna….
semangat gan….

Ely Meyer

bicara ttg cinta tak akan ada habisnya, apalagi kl selalu jatuh cinta pd org yg sama

Ely Meyer

iya, heran juga kok ya ngak kapok kapok, sungguh kuat cinta itu ya

Ely Meyer

beneeeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrrrrrr *aduh* .. apa karena sakit itu bikin ketagihan ? hahhahahhaa

Ely Meyer

wah .. bisa jadi ide postingan nih

Ayahnya RanggaSetya

Hadeueuh…, jadi tambah ikutan ‘murung’ baca yang ini.

error: maaf, konten web ini telah dilindungi
12
0
Beri Komentarx
()
x