Dara, entah mengapa kini terasa hampa. Rasa yang dulu ada kini beranjak binasa, sirna. Bahkan saat kita tertawa bersama, berbagi asa dan prasangka, hatiku sudah tak ada disana. dia sedang berayun semu, menolak untuk membuka kembali lembaran kita terdahulu.

Untuk apa kau datang kembali? Kita berdua tahu kemana semua ini bermuara. kita seharusnya sudah paham, kita hanya mengulangi, ini semua sudah pernah terjadi. Dan akupun sudah tahu kemana pada akhirnya hatimu akan menepi. bukan padaku, tapi padanya.

Untuk apa kita ulangi semua? ini bagai bilur duri merobek ari. tak lain hanya rasa perih yang akan kita bagi. tak ada cinta, hanya sebatas luka lama yang akan kembali kau buka,

Bandung, 18 Desember 2012

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
5 Comments
Terlama
Terbaru Terpilih
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
kangyaannn

kalo udah tau muaranya, iya kenapa harus di ulang hehe…

Langit

karena memang sudah begitu jalannya.. 😛

Ayahnya RanggaSetya

Sepertinya sedang patah hati beneran, Kang 😉

error: maaf, konten web ini telah dilindungi
5
0
Beri Komentarx
()
x