Aku masih terus menanti..

dalam sejumput rindu, dan segenggam bungkam. aku hanya ingin bertanya, sekedar menelisik rasa, adakah yang sedikit tertebar di dada? adakah sesuatu yang kita bagi bersama?

apa kabarmu hari ini? itulah sekelumit sapaan basi, tapi bagiku amat berarti. kalimat tolol yang kuharap dapat menjadi jembatan antara hati kita, yang berfondasikan pengertian dan perhatian.

naif…

huff.. kenapa semua begitu rumit bila menyangkut dirimu? gumpalan benang kusut ini harusnya segera kita urai, kita rapihkan, dan bentangkan lurus.. atau jika tak mungkin, segera kita singkirkan.

aku tak pernah mengerti apa maumu, apa arti dibalik segala senyumanmu? aku hanya bisa menatap nanar pada ketiadaan, karna tak kuasa tuk menangkap makna tatapanmu. aku bosan menyusun aksara dan membuat frasa, jika hanya sekedar untuk membebaskan rindu yang ternyata hampa. tak seharunya kudaki puncak khayalan, jika hanya sesak udara yang kurasa.

kenapa tak kau biarkan aku masuk? izinkan aku untuk mencari keteduhan dibalik lentik matamu.. tak mengapa walaupun hanya singgah. karna itupun pertanda, bahwa kau dan aku pernah ada, mengerling sedikit pada tanda asmara.

Bintaro, 9 Maret 2010

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
error: maaf, konten web ini telah dilindungi
0
Beri Komentarx
()
x