ini untukmu yang sedang beristirahat disana..

apa kabarmu?

sudah berapa lamakah kita tidak berbicara? tidak menyilangkan sapa sambil bertatap muka? tidak membuat canda dan saling melempar kata? aku merindukanmu.. adakah sedikit rasa itu padamu?

enam tahun bukan waktu yang singkat.. tapi entah kenapa rinduku padamu tak juga menguap. kau dan bondu putihmu masih terbayang jelas dalam ingatanku. rambutmu yang panjang terurai, juga senyummu yang gemulai.. aku merindukanmu..

kadang masih sering kulihat bayang wajahmu.. ditempat-tempat indah yang sering kita datangi dahulu, disetiap belokan dimana kita bercumbu, disetiap bangku dimana sering kusentuh pipi manismu, atau sekedar membetulkan ponimu yang lucu, dan juga dibahuku dimana kadang kau menangis sendu.. saat aku tergegas jika menyangka bertemu denganmu di suatu tempat.. aku selalu tercekat, karna itu tak mungkin kamu..
aku merindukanmu..

masih juga kudengar sayup suaramu dalam desiran angin.. kau dengan suaramu yang lugu.. yang selalu menyebut manja namaku, yang dulu selalu merengek untuk kutemani lebih lama.. aku juga masih bisa mendengar tawamu yang khas, yang selalu menertawakan semua hal, walaupun terkadang hal itu tak lucu..
aku merindukanmu..

jika aku memejamkan mataku.. aku masih bisa melihat wajahmu, walau samar mengganggu. aku selalu melihatmu dengan bondu putih itu, kau tersenyum manis.. kecantikanmu yang biasa namun telah meluluhkan hatiku.. aku ingin menyentuh pipimu lagi.. aku ingin membelai rambutmu lagi.. tapi jika aku menggerakan tanganku untuk menggapaimu.. kau menghilang..
dan akupun hanya bisa tertegun..
aku merindukanmu..

kenapa kau harus pergi?..
kenapa begitu cepat??..

bukankah kau yang memintaku untuk berjanji agar menemanimu selamanya? tapi bagaimana caranya aku bisa menemanimu jika kau berada jauh disana..

bagaimana dengan janjiku yang belum sempat kupenuhi.. untuk mengajakmu pergi melihat hujan bintang di angkasa.. bagaimana dengan semua mimpi kita yang belum tercapai?? mimpiku untuk menjadi dokter dan kau yang menjadi suster..

andai dulu kita bersama lebih lama.. atau dulu lebih cepat kuungkapkan rasaku padamu.. mungkin penyesalanku takkan sedalam ini..

kau tau?
aku selalu berdoa agar Tuhan mengizinkanku bertemu denganmu sekali lagi saja.. untuk mengatakan betapa besar rasa cintaku padamu.. meskipun tahun-tahun telah berlalu.. dan kau telah pergi kesana. aku selalu merindukanmu, dan selalu mencintaimu..

bagaimana denganmu?

Bintaro, 30 Maret 2010

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
error: maaf, konten web ini telah dilindungi
0
Beri Komentarx
()
x