Aku kembali harus menuliskan semuanya..

semua gumpalan tanda tanya yang selama ini terus mencari asa, mengharap sebaris jawaban demi keterlangsungan hidup sang empunya..

aku kembali harus menorehkan tanda..

dalam buaian aksara yang sama, dalam guratan metafor yang sedikit demi sedikit kurasakan semakin hampa.. semakin kehilangan maknanya..

tanpa kusadari telah tujuh kali aku mengulangnya. repetisi obsesi pribadiku padamu yang tak kunjung menepi, yang kini masih terombang ambing antara nyata dan mimpi. dalam khayal dan hakiki yang semakin lama semakin tak memiliki partisi.. kau mengambang dengan anggun diantara keduanya.

aku yakin kau membaca ini.. mungkin tak selalu, tapi aku tahu kau pernah. tapi ternyata kau tak ayalnya orang lain.. hanya berkata ini indah, tanpa menyadari makna dari tiap kosakatanya, arti dari tiap frasanya.. dan kaupun terlalu angkuh untuk menyadari kemana semua itu bermuara.. padamu.

entah bagaimana kita harus mengurai kekusutan ini.. antara aku yang tak kunjung percaya diri, dan kau yang semakin menutup diri. mungkin kitalah penyebabnya.. kerumitan ini bukan tak bisa diuraikan.. kita yang belum siap untuk mengurainya..

jadi aku hanya akan berdiam diri. lagi. berpura-pura mati. sampai kau siap, sampai kau menyadari bahwa bahkan dia tak mencintaimu seperti aku, bahwa semua yang kubuat ini hanyalah untukmu.

bahwa memang takdir kita untuk bersatu..

Bintaro, 18 April 2010

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
6 Comments
Terlama
Terbaru Terpilih
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
chiezlovescheese

hoo~ aci pernah mengalami kekusutan itu kang. hho
tp aci jadiin cerpen.. yang sekarang entah dimana filenya. haha

suka pisan lah yg ini haha :p

chiezlovescheese

bacalah~ kang ngunjungin blog akang..
apalagi yg bisa aci lakuin selain baca =__=”

Rin

Cinta pertama yg slalu brsemi..
Huhuyy

error: maaf, konten web ini telah dilindungi
6
0
Beri Komentarx
()
x