Ketika rasa sesak itu menjalar,
menyebar melalui denyut nalar..
meracuni hati dengan emosi diri yang tak terkendali

maka lepaskanlah..

ketika rasa sedih itu menggumpal,
membuat luka yang menyesakkan dada
sampai akhirnya membengkakan mata

maka biarkanlah..

ketika sesal kembali menghampiri,
menguji nurani dan harga diri
merayu hati agar tak lagi merasa sepi
serta meminta untuk mempertimbangkan kembali

maka sadarilah..

terkadang irama hidup berdenyut tak menentu
diluar kaidah baku..
tapi itulah yang membuat sebuah melodi berpadu..

suka dan duka adalah sama, keduanya adalah rasa
yang diracik dalam hati, dan dipadu dalam kalbu

saat duka datang menghantui,
jangan suruh ia pergi
semakin kita menghindari,
semakin dia akan berlari mendekati

terima dia dan resapi sepenuh hati
rasakan setiap sensasi yang datang silih beganti
dan dia akan pergi dengan sendiri
sebelum kau menyadari..

Bintaro, 27 Juni 2010 

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
error: maaf, konten web ini telah dilindungi
0
Beri Komentarx
()
x