lihatlah lebih dalam..
lihatlah dibalik semua senyum dan tawa.
lihatlah dibalik semua duka dan air mata.
lihatlah kedalam hatiku.
mengertikah kau?

lihatlah lebih jauh..
aku bukanlah makhluk tanpa hati nurani
bukan juga robot yang bisa terus tegak berdiri
aku bukanlah kerikil di jalanan
yang bisa selalu kau abaikan.

aku muak..
aku lelah..

selama ini kita berdua memang serupa
kita berdua keras kepala.

ya.. kita berkepala batu.

aku,
selama ini aku selalu berkeras..
untuk mengisi setiap hariku dengan bayangmu
untuk tetap mencintaimu
untuk selalu menyayangimu sepenuh hati.

kau,
selama ini kau selalu berkeras..
untuk menghilangkan bayangku dari hidupmu
untuk tetap membenciku
untuk selalu menutup hatimu untukku.

dan dalam diamlah kini aku terpuruk.
dalam sunyi aku menjerit
dalam keheningan aku menangis
mengais puing-puing hati yang tlah remuk.

lihatlah… tak jua mengertikah kau?

Bintaro, 09 November 2009

Bagikan
Ikuti
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
error: maaf, konten web ini telah dilindungi
0
Beri Komentarx
()
x