#6 – Persona Gooners

Jika dibilang saya fans kaleng-kaleng atau fans karbitan, mungkin memang benar. Saya baru serius menyukai sepak bola dengan serius saat SMA. Itupun karena sering bermain Winning Eleven dan Championship Manager.

Tim Eropa yang saya dukung juga adalah tim-tim yang sedang pada masanya sedang naik daun. Sebut saja Chelsea era Didier Drogba dan Frank Lampard, Inter era duet Samuel Eto’o dan il Principe Diego Milito, Manchester City pasca reformasi Sheikh Mansour.

Continue reading “#6 – Persona Gooners”

Menghitung Hari

Kisah Eksperimental kedua yang saya buat bersama dengan Noury. Dalam kisah ini kami mencoba menceritakan sebuah ide hanya dengan medium kalender dan post-it yang sering ditemukan di atas meja pekerja kantoran. Ide yang coba disampaikan memang sangat sederhana. Permasalahannya apakah kami sebagai pencerita berhasil menyampaikan ide itu atau tidak.

Kartu Nama

Ini adalah salah satu contoh Kisah Eksperimental yang saya buat bersama dengan Noury. Seperti yang telah dibahas dalam postingan sebelumnya, medium bercerita visual seperti ini menimbulkan berbagai persepsi dan kemungkinan. Detail-detail dalam kartu nama dalam kisah di atas jika dilihat dengan konteks yang berbeda, akan menghasilkan interpretasi dan pengalaman membaca yang berbeda-beda pula.

Continue reading “Kartu Nama”

#5 – Medium Bercerita

Tahun 1994, seminggu sebelum perayaan natal, tiga pria asal Prancis bernama  Eliette Brunel-Deschamps, Christian Hillaire, and Jean-Marie Chauvet, berpetualang di sepanjang sungai Ard├Ęche, yang terletak bagian selatan Prancis. Mereka berniat untuk menjelajah ke dalam sebuah lubang kecil yang oleh penduduk lokal diberi nama Trou de Baba.

Ketiganya adalah Speolologist, peneliti dan penjelajah gua profesional.

Continue reading “#5 – Medium Bercerita”

#4 – Sudut Pandang

Kita terkadang terjebak dalam paradigma gelas setengah kosong atau setengah isi. Membagi manusia ke dalam dua kotak; si pesimis yang harus berubah dan si optimis yang harus mengubah.

Padahal mungkin tidak seperti itu. Pandangan kita terhadap hidup (atau suatu masalah) sangat tergantung dengan berbagai macam faktor, seperti usia, keluarga, pendidikan, dan pengalaman.

Continue reading “#4 – Sudut Pandang”

#3 – Membandingkan Hidup

Pujian dan perhatian adalah candu. Sudah sejak awal waktu, dan akan selalu seperti itu. Pujian dan perhatian adalah dahaga yang tak akan pernah terpuaskan.

Dia tak pernah hilang, hanya berubah bentuk.

Continue reading “#3 – Membandingkan Hidup”

#2 – Artwork Sense

Tahun 2011, sewaktu Sense masih menjadi serial mingguan di Blog. Saya sempat mengadakan lomba, bekerjasama dengan Ngomik.com (sekarang sudah tidak ada). Lomba tersebut adalah lomba desain karakter Angga dan Vetra, yang menjadi tokoh utama. Serta ada juga ilustrasi dengan mengambil satu adegan yang paling disukai oleh peserta.

Continue reading “#2 – Artwork Sense”

Suatu Kala di Teluk Buton

Ingatan manusia adalah hal yang mengagumkan. Terkadang saat kita menyaksikan suatu hal yang luar biasa, kita berjanji dalam hati bahwa kita tak akan pernah melupakan hal tersebut. Namun toh kita lupa juga.

Hingga suatu hari, tiba-tiba memori tentang hal tersebut muncul, membuncah tak terbendung bak erupsi gunung berapi yang kita kira telah mati.

Kitapun hanya bisa menggerutu,

kampret, bisa-bisanya hal sekeren ini gue lupain..

Ingatan tentang cerita ini adalah salah satu contohnya.

Continue reading “Suatu Kala di Teluk Buton”
error: maaf, konten web ini telah dilindungi