Pena Penggambar Senyuman

Pagi itu, Maya tak dapat menemukan pena penggambar senyuman miliknya. Awalnya dia pikir benda itu terjatuh dari wastafel, tapi tak ada apapun di lantai kamar mandi. Setengah jam berikutnya dia habiskan untuk mencari-cari pena itu di seluruh bagian kamar tidurnya, sampai dia menyadari bahwa dirinya sudah hampir terlambat untuk mengejar kereta pagi.

Continue reading “Pena Penggambar Senyuman”
error: maaf, konten web ini telah dilindungi