Suatu Kala di Teluk Buton

Ingatan manusia adalah hal yang mengagumkan. Terkadang saat kita menyaksikan suatu hal yang luar biasa, kita berjanji dalam hati bahwa kita tak akan pernah melupakan hal tersebut. Namun toh kita lupa juga.

Hingga suatu hari, tiba-tiba memori tentang hal tersebut muncul, membuncah tak terbendung bak erupsi gunung berapi yang kita kira telah mati.

Kitapun hanya bisa menggerutu,

kampret, bisa-bisanya hal sekeren ini gue lupain..

Ingatan tentang cerita ini adalah salah satu contohnya.

Continue reading “Suatu Kala di Teluk Buton”

HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda

Sebelumnya: HTBLI #3: Jangan Awasi Barang Bawaan Anda

Kisah tentang scam di Kamboja masih berlanjut. Inget mas-mas penyelamat yang saya bahas di bab sebelumnya? Kami kira urusan kami dengan mas-mas itu udah selesai. Ternyata doi nungguin kami di luar bangunan imigrasi.

Doi bilang kalau dia adalah guide resmi, dan kerjaannya emang ngebantu-bantuin turis yang baru masuk. Tapi.. rasanya kok mencurigakan ya?

Continue reading “HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda”

HTBLI #3: Jangan Awasi Barang Bawaan Anda

Sebelumnya : HTBLI #1: Jangan Cek Jadwal Perjalanan/Pekerjaan Kalian

Selesai dengan semua urusan imigrasi, saya langsung nyari Alwi.

Sebenarnya saya sempat panik karena nggak tau posisi dia ada di mana, sementara Changi Airport itu gedenya Naudzubillah..
Continue reading “HTBLI #3: Jangan Awasi Barang Bawaan Anda”

How to Backpacking Like an Idiot: Semacam Pembukaan

I am a Noobs* at Backpacking! (or traveling at general). Dari zaman kecil dulu, saya jarang banget sengaja jalan-jalan atau berwisata. Sewaktu masih sekolah, seringnya jalan-jalan ke mall atau bioskop. Kalaupun pergi ke luar kota, biasanya dalam rangka karya wisata sekolah. itupun paling jauh ke Yogyakarta.

Continue reading “How to Backpacking Like an Idiot: Semacam Pembukaan”

error: maaf, konten web ini telah dilindungi